Widodo AS: Pemerintah Tak Tinggal Diam Soal Poso

Widodo AS: Pemerintah Tak Tinggal Diam Soal Poso

- detikNews
Selasa, 16 Nov 2004 13:45 WIB
Jakarta - Menko Polhukam Widodo AS menegaskan pemerintah akan bekerja sungguh-sungguh mengungkap kasus ledakan bom di angkutan umum Poso yang menewaskan 6 orang. ‘Pemerintah tidak akan tinggal diam,” kata Widodo saat melakukan pertemuan dengan keluarga korban bom Poso dan keluarga tindak kekerasan lainnya di rumah dinas Bupati Poso Abdul Muin Pusadan, Jl. Tadulako, Poso Kota, Selasa (16/11/2004).Widodo yang didampingi Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Kapolri Jenderal Pol Da’i Bachtiar tiba di Poso sekitar pukul 13.15 WITA, dengan menggunakan helikopter. Menteri Dalam Negeri M Ma’ruf dan Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil batal datang.Begitu tiba, rombongan langsung menemui keluarga korban bom yang telah menunggu. Selain keluarga korban bom, hadir juga keluarga korban kekerasan lainnya, yakni istri Kepala Desa Pinedapa yang dibunuh secara mengerikan dan istri sopir angkot yang tewas ditembak. Kepada keluarga korban, Widodo juga meminta agar menyerahkan kasus kekerasan itu kepada kepolisian. Widodo lalu memberikan bantuan kepada keluarga korban. “Bantuan itu jangan dilihat dari nilainya tapi lihat ini merupakan perhatian pemerintah,” katanya. Dalam kesempatan itu, keluarga korban meminta aparat mengungkap sejumlah kasus yang terjadi di Poso. Menurut mereka, banyak kasus dari tahun 2001 yang menimpa mereka tidak diselesaikan. Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Da’i Bachtiar menyatakan tidak semua kasus belum terungkap. “Polisi telah berhasil mengungkap beberapa, meskipun masih ada yang belum. Saat ini kita masih bekerja untuk mengungkapnya,” kata Kapolri. Setelah bertemu keluarga korban, Kapolri dan Panglima TNI mengadakan pertemuan dengan seluruh elemen masyarakat Poso. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads