Di Belanda Lebaran Tegang

Di Belanda Lebaran Tegang

- detikNews
Senin, 15 Nov 2004 18:39 WIB
Den Haag - Kekerasan antiminoritas muslim di Belanda terus berlangsung. Menjelang lebaran Sabtu dinihari sebuah masjid kembali dibakar di Helden hingga ludes.Kebakaran diketahui jam 05.45 saat umat muslim setempat hendak melaksanakan sembahyang pagi, Sabtu (13/11/2004). Mestinya hari itu mereka juga akan merayakan Idul Fitri atau Lebaran, namun mereka menjumpai rumah ibadat itu telah dilalap api.Pasukan brandweer (pemadam kebakaran) masih sempat mencoba memadamkan api, namun masjid berkonstruksi kayu milik Yayasan Masjid Islam (YMI) Helden, di jalan Ruijsstraat 90 1A, itu tidak terselamatkan. "Masjid dinyatakan musnah. Kita akan carikan penampungan sementara untuk mereka," demikian walikota AMP Kleijngeld, seperti dikutip NOS Belanda.Kapolsek W. van Amerongen mengungkapkan bahwa polisi sudah cukup lama mengawasi kelompok pemuda berhaluan kanan. Namun, Amerongen tidak secara tegas mengaitkan mereka sebagai pelaku pembakaran. Ia hanya menghimau agar masyarakat yang tahu pelaku pembakaran bersedia melaporkannya ke polisi.Sementara itu Wakil Ketua YMI, B. Yahya mengatakan bahwa pembakaran rumah peribadatan itu sangat menyakitkan. "Seharusnya kami merayakan Idul Fitri (lebaran) hari ini," kata Yahya, yang komunitasnya merayakan lebaran Sabtu, sedangkan sebagian komunitas lainnya ada yang merayakan pada Minggu (14/11/2004).Kekerasan antiminoritas muslim di Belanda merebak menyusul peristiwa pembunuhan sineas Van Gogh, 2/11/2004 lalu, akibat tulisan-tulisan dan filmnya yang melecehkan Tuhan dan Nabi umat Islam. Sebelumnya, iklim antiminoritas Islam sudah secara intens dihembuskan anggota parlemen Geerts Wilders (Grup Wilders) dan Ayaan Hirsi Ali (VVD). Keduanya kini bersembunyi dan hidup dalam pengawalan karena khawatir akan keselamatannya.KronologisDi bawah ini kronologis insiden kekerasan antiminoritas islam di berbagai wilayah negeri Belanda (dari ujung utara sampai selatan) sejak terbunuhnya Van Gogh:13/11/2004, Sabtu dinihari masjid kayu di Helden dibakar ludes.12/11/2004, Jumat dinihari masjid di Zuilen, Utrecht, dibakar. Sisa-sisa bahan bakar ditemukan di sekitar masjid. Kerusakan terbatas karena lantainya belum dipasangi karpet11/11/2004, Kamis dinihari masjid di Venray dibakar, 3 tersangka tertangkap tangan oleh polisi.10/11/2004, Rabu dinihari masjid di Heerenveen dibakar. Polisi ikut memadamkan api. 9/11/2004, Selasa malam sekolah Islam di Uden dibakar ludes. Pelaku meninggalkan teks, "R.I.P Theo" (rest in peace Theo).8/11/2004, Senin pagi bom meledak di sekolah Islam di Eindhoven. Tidak ada korban jiwa karena belum ada orang. Pelaku sampai kini tidak terlacak. Sebelumnya masjid di Groningen diserang bom molotov dan satu masjid lagi ditulisi grafiti anti Islam.7/1/12004, Minggu dinihari masjid di Breda dibakar. Ketika polisi datang api telah berhasil dikuasai.7/11/2004, Minggu dinihari masjid besar Mevlana, Rotterdam-West, dibakar. Polisi menangkap pelaku berusia 24.7/11/2004, Minggu dinihari masjid di Rotterdam-Oost, ditempeli berbagai pamflet berisi teks dan gambar yang melecehkan Islam. Pengurus masjid membersihkan sendiri pamflet-pamflet tersebut. Polisi menyita sebagian untuk bahan investigasi.6/11/2004, Sabtu jam 04.00 dinihari masjid di Huizen dibakar dan langsung ketahuan pengurus masjid, 2 pelaku tertangkap, 1 lainnya kabur. Dari mereka ditemukan ransel berisi terpentin, bensin, spiritus, dan kertas. Pelaku dan barang bukti diserahkan ke polisi. Polisi menangkap pelaku ketiga esok harinya.5/11/2004, Jumat malam masjid di Ijsselstein diserang dengan bom molotov. Karena masih ramai orang, api bisa dipadamkan. Sebuah mobil juga ikut diselamatkan. Tersangka pelaku ditangkap Senin (8/11/2004). (es/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads