Tiga Menteri Kunjungi Alor

Korban Tewas 23 Orang

Tiga Menteri Kunjungi Alor

- detikNews
Senin, 15 Nov 2004 17:53 WIB
Jakarta - Korban tewas akibat gempa di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 23 orang. Warga juga masih terus tinggal di tenda-tenda darurat.Demikian disampaikan Bupati Alor, Ansgerius Takala Peta saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Senin (15/11/2004), pukul 18.30 WIB."Korban yang meninggal dunia sudah mencapai 23 orang dan korban luka berat 118 orang. Rumah penduduk yang rusak berat sebanyak 2000 buah, rusak ringan juga sebanyak 2000-an," kata Takalapeta.Takalapeta menegaskan, butuh waktu untuk melakukan perbaikan semua sarana yang rusak ini. Untuk sementara, warga masih tinggal di tenda-tenda darurat yang sudah dikirimkan."Besok kita akan melakukan perbaikan berbagai sarana tranportasi darat yang sempat terputus. Hal ini sangat penting untuk mempermudah penyaluran bantuan. Kita akan mendatangkan alat-alat berat untuk membersihkan jalan dari puing-puing bangunan," ungkap Takalapeta.Beri BantuanTakalapeta juga menjelaskan, Menko Kesra Alwi Shihab, Menteri Kesehatan Siti fadhilah Supari, dan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto hari ini mengunjungi lokasi bencana. Ketiganya datang ke lokasi bencana dengan menggunakan helikopter Polda NTT."Para menteri tersebut langsung menemui para korban bencana di lokasi yang paling parah. Menko Kesra juga menyerahkan bantuan Rp 500 juta dan Menkes akan memberikan bantuan obat-obatan yang cukup," tutur Takalapeta.Menurut Takalapeta gempa yang telah memporak-porandakan Kabupaten Alor ini adalah ketiga kalinya. Pada tahun 1987 gempa yang menyebabkan kerusakan serupa juga pernah melanda Kecamatan Pantar. Selanjutnya tahun 1991 di ibukota Kabupaten Kalabahi."Karena itu kita akan meminta untuk wilayah Alor ini dibangun rumah dengan konstruksi yang tahan gempa. Jadi rumah-rumah di sini harus dibangun dengan teknik tertentu sehingga tahan gempa," demikian Takalapeta. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads