Kapolda Sulteng Minta Bom Poso Tak Dipolitisir
Senin, 15 Nov 2004 11:40 WIB
Palu - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Aryanto Sutadi meminta bom yang meledak di dalam angkutan umum di Poso tidak dipolitisir. Wartawan juga diminta tak mengekspose luka korban secara berlebihan.Hal itu disampaikan Kapolda saat dihubungi wartawan, Minggu (15/11/2004) untuk menanggapi penjagaan terhadap korban bom yang diperketat. Wartawan harus mempunyai izin tertulis untuk melihat perkembangan konsidi Yahya Aling, aktivis LSM Resolusi Konflik Poso, korban yang remuk kakinya. "Pada prinsipnya saya mengizinkan wartawan meliput korban. Tapi jangan mengekpose luka putus kaki dan kondisi korban yang membuat orang lain mempolitisir masalah ini. Wartawan jangan mempolitisir keadaanlah," kata Aryanto. Sementara itu Kapolres Poso AKBP Abdi Dharma mengatakan sampai saat ini, tim laboratorium kepolisian Makassar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya belum bisa diumumkan.
(iy/)











































