"Jadi MoU ini merupakan pertama kalinya ada organisasi masyarakat sipil menjalin kerjasama dengan pemerintahan negara lain. Kalau government to government (antar pemerintah) sudah sering, people to people (antar masyarakat) juga sudah sering. Sekarang people to government," ujar Din Syamsuddin di Lapangan PTIK, Jl. Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2013).
MoU tersebut ditandatangani kedua belah pihak. Muhammadiyah oleh Ketua Umum Din Syamsuddin, sementara dari pemerintahan Kerajaan Inggris diwakili oleh Dubes Inggris untuk Indonesia Mark Canning.
Manifestasi MoU tersebut antara lain berupa kerjasama di bidang pendidikan seperti pertukaran pelajar, pengajar, maupun saling mempelajari kultur. Usai penandatanganan MoU, kemudian digelar pertandingan persahabatan antara Muhammadiyah melawan kedubes Inggris.
"Sebenarnya ini merupakan perpanjangan MoU saja, sebelumnya kita sudah tandatangani pada tahun 2005. Nah, pertandingan sepakbola ini sebagai simbol dari kerjasama kami," imbuh Din.
Pertandingan persahabatan yang berlangsung selama 30 menit tersebut dimenangkan oleh kesebelasan dari Kedubes Inggris dengan skor 4-1. Hadir dalam kesempatan itu, Hidayat Nur Wahid dan Patrialis Akbar yang turut memperkuat kesebelasan Muhammadiyah.
(bag/bal)











































