Korban Gempa Alor Rayakan Lebaran dalam Keprihatinan

Korban Gempa Alor Rayakan Lebaran dalam Keprihatinan

- detikNews
Minggu, 14 Nov 2004 17:35 WIB
Jakarta - Lebaran yang membahagiakan dirayakan dalam suasana keprihatinan oleh warga Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (BTT) yang tertimpa gempa terus menerus. “Warga yang muslim tetap merayakan Idul Fitri. Mereka ke lapangan untuk salat Id. Namun tentu saja perayaannya serba dalam keterbatasan,” kata Wakil Bupati Alor, Abraham Maulaka dalam perbincangan dengan detikcom per telepon, Minggu (14/11/2004).Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1425 Hijriah bagi warga Alor mungkin menjadi hari raya paling menyedihkan. Jangankan baju baru dan makanan khas lebaran, tempat tinggal pun mereka tak punya. Kini bahkan mereka kekurangan tenda untuk bernaung. “Kini mendung. Semua rumah warga pada rubuh. Kita sangat membutuhkan bantuan tenda. Tentu saja makanan, obat-obatan.dan pakaian tetap kita butuhkan, “ ujar Abraham.Sejauh ini bantuan yang diterima wagra baru dari Kabupaten dan Provinsi NTT. Pemerintah pusat dan Palang Merah Indonesia yang telah menyatakan akan mengirim bantuan belum juga ada wujudnya.“Ya kita mendengar pusat akan memberikan bantuan tapi belum ada yang kita terima. Sejauh ini belum ada yang datang,” keluh Wakil Bupati itu.Untungnya para pengungsi hingga kini belum ada yang terkena penyakit. Namun jika bantuan tak segera datang, tak lama lagi wabah diare dan kulit pasti menyerang mereka. Apalagi tenaga medis di lokasi itu sangat terbatas. (iy/)


Berita Terkait