Panglima TNI Bantah akan Beli Pesawat Tempur Libya

Panglima TNI Bantah akan Beli Pesawat Tempur Libya

- detikNews
Minggu, 14 Nov 2004 15:46 WIB
Jakarta - TNI membantah telah ada kesepakan untuk membeli 8 pesawat tempur dari Libya. Hal tersebut juga belum dibicarakan dengan Departemen Pertahanan (Dephan).Bantahan tersebut disampaikan Panglima TNI, Endriartono Sutarto kepada wartawan usai halal bi halal dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (14/11/2004)."Belum ada rencana untuk itu (beli pesawat-red). Dan kalaupun ada nanti akan dibicarakan dengan Dephan," kata Endriartono.Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif mengatakan telah bertemu dengan putera Presiden Libya, Moammar Khadafy, Syaiful Islam Khadafy. Dalampertemuan tersebut dibicarakan keinginan Indonesia membeli 8 pesawat tempur milik Libya yang diembargo AS sejak tahun 1972.Pesawat-pesawat tersebut kini masih berada di Georgia AS. Harga pesawat tempur itu dalam kondisi baru sekitar US $ 85 juta. Pemerintah Indonesia menawar US$ 1 juta per unit. Endriartono juga menyatakan tidak tahu-menahu rencana tersebut."Saya kira belum. Belum ada pembicaraan apapun soal itu. Kita belum ada rencana apapun. Kalaupun ada nanti dephan yang akan membicarakan. Kita tungggu saja," ujarnya. (djo/)


Berita Terkait