SBY: Mari Kita Hilangkan Sikap Saling Curiga
Sabtu, 13 Nov 2004 18:39 WIB
Jakarta - Presiden SBY meminta seluruh bangsa Indonesia menghilangkan sikap rasa saling curiga. Sikap tersebut telah banyak menguras energi bangsa selama ini.Pernyataan itu disampaikan Presiden SBY saat memberikan pidato menyambut Hari Raya Idul Fitri di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (13/11/2004)."Marilah kita menghilangkan perasaan saling curiga satu sama lain dan mari kita membangun suasama saling percaya untuk dijadikan landasan. Kita baru memulai membangun stabilitas keamanan dan perekonomian yang mulai membaik. Jika kondisi ini dipertahankan kemajuan di depan kita," ujar SBY.SBY mengatakan, bangsa Indonesia tidak akan maju kalau tidak disiplin. tiadk jujur, tidak mau bekerja keras dan tidak memiliki sikap ksatria. Bangsa Indonesia tidak akan pernah menjadi bangsa yang sehat kalau setiap hari selalu dihinggapi perasaan curiga dan mencurigai orang lain. Terlebih, sambung SBY, disertai fitnah dan kata-kata kasar yang sangat jauh dari nilai-nilai budi pekerti."Kalau kita selalu dihinggapi perasaan seperti itu kita akan menjadi bangsa yang lemah. Tenaga dan pikiran akan terkuras untuk menghadapi tudingan, desas-desus dan rumor yang tak jelas ujung pangkalnya. Waktu terbuang percuma, kita seakan kehilangan gairah dan tenaga tanpa dimanfaatkan. Padahal peluang dan momentum tidak akan pernah terulang," tutur SBY.
(djo/)











































