Muntaber Serang Solok, 3 Meninggal dan 159 Orang Dirawat
Sabtu, 13 Nov 2004 15:53 WIB
Padang - Ratusan warga di kota Solok, Sumatra Barat (Sumbar) diserang wabah muntah berak(muntaber). Akibatnya, sejauh ini, tiga orang dinyatakan meninggal dan 159 orang sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Azwar Hijar, mengatakan wabah muntaber tersebut berkembang cepat di dua kecamatan dalam kota Solok. Selain itu, beberapa tempat di kabupaten Solok juga diserang wabah yang sama. "Sebenarnya, kita sudah menerima laporan mengenai serangan muntaber itu sejak Selasa lalu. Namun, puncaknya terjadi pada Rabu malam sehingga puluhan orang, termasuk Balita dilarikan ke Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Tentara Solok," ujar Azwar, ketika dihubungi detikcom via telepon, Sabtu (13/11/2004). Dikatakan Azwar, untuk menanggulangi wabah tersebut pihaknya sudah membuat Posko Penanggulangan Muntaber. Selain berfungsi sebagai pusat data informasi, posko tersebut juga berfungsi sebagai tempat mengkoordinasikan bantuan terhadap warga. "Sejauh ini,kita sudah menerima bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar berupa cairan infus dan obat-obatan," ujarnya.Lebih lanjut, Azwar menerangkan, muntaber disebabkan oleh virus atau bakteri yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang tercemar. Dampak dari virus ini, antara lain, korban akan muntah dan buang air besar secara terus menerus sehingga membuat tubuh kekurangan cairan. "Umumnya, korban muntaber yang meninggal karena terlambat mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit," demikian Azwar Hijar.
(iy/)











































