Depsos-PMI Tinjau Stasiun Senen
Jumat, 12 Nov 2004 20:01 WIB
Jakarta - Departemen Sosial (Depsos) dan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan peninjauan ke Stasiun Kereta Api Senen secara terpisah.Dirjen Pemberdayaan Sosial Syahwan mengunjungi Stasiun Pasar Senen untuk melihat pelayanan kepada para pemudik pukul 15.15-15.30 WIB, Jumat (12/11/2004).Dia mendapat penjelasan dari Kepala Stasiun Senen Sutarto tentang sistem pembagian loket dan pembagian pintu masuk. Syahwan juga mengunjungi Posko Layanan Kesehatan hasil kerja sama Depsos, Jamsostek, Yayasan Bina Program Husada, dan Radio Antarpenduduk Indonesia.Posko Kesehatan bukan hanya memberikan layanan kesehatan cuma-cuma, tapi juga memberikan bingkisan makanan dan minuman kepada pemudik yang mengunjungi posko tersebut. Syahwan melakukan dialog dengan dokter jaga, perawat dan salah satu pasien.Kemudian Syahwan melihat pos pemantau loket yang dijaga oleh polisi. Lalu dia meninjau loket pembelian tiket kereta bisnis dan eksekutif. Selanjutnya dia melihat perbandingan pemudik H-3 dan H-4 yang mengalami lonjakan secara signifikan dari 18.093 menjadi 24.222. Syahwan kemudian melanjutkan perjalanan ke Terminal Pulo Gadung.Tak lama kemudian, Ketua PMI Uga Wiranto melakukan kunjungan ke Stasiun Senen. Dia didampingi Ketua PMI Kodya Jakarta Timur Kusnoto, pengurus PMI Kodya Jakarta Pusat HM Rawi.Kepala Stasiun Senen Sutarto menjelaskan kinerja staisun, juga data pengunjung mulai H-10 hingga hari ini H-2 Lebaran.Selang kemudian, perusahaan Da Vinci membagikan 600 bungkus nasi untuk buka puasa di sebelah kanan pintu masuk lintas utara Stasiun Senen. Menurut PR Consultant Da Vinci Novia Sukmawati, 400 nasi bungkus juga dibagikan di Stasiun Jatinegara.Sementara di Stasiun Senen, KA Kertajaya yang baru diresmikan kemarin datang terlambat. Kereta dijadwalkan tiba pukul 16.45 WIB, namun baru tiba di stasiun pukul 17.40 WIB. Selama menunggu kereta di peron, para pemudik ditemani alunan musik dangdut.
(sss/)











































