Dalam putusan sela 1 Oktober lalu, MK memerintahkan KPU Banten melakukan verifikasi ulang pengusulan calon walikota dari partai Hanura yaitu Harry dan Iskandar.
"Berdasarkan SK 683, Hanura tetap mengusung pasangan calon Harry dan Iskandar, ini merupakan bentuk dinamika di lapangan," kata ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Hanura Kota Tangerang Arif Fadilah, usai sidang di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (11/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai pihak mendesak MK segera mengeluarkan putusan terkait kisruh pilkada Tangerang ini. Dimana masa jabatan Walikota Tangerang akan habis pada 16 November 2013.
"Kami serahkan sepenuhnya kepada MK. Kami mengikuti apa pun keputusan MK sebagai warga negara yang baik. Ulang atau tidak diulang kita akan ikuti," ujar Arif.
(rna/asp)











































