Alasan Utama Para Penerobos Busway: Buru-buru

Alasan Utama Para Penerobos Busway: Buru-buru

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 11 Nov 2013 17:16 WIB
Alasan Utama Para Penerobos Busway: Buru-buru
Jakarta - Gabungan Polisi dari Polres Jakarta Pusat dan TNI AD menggelar razia penerobos jalur bus Trans Jakarta di Kramat Raya, Jakarta Pusat. Baru satu jam razia digelar, petugas berhasil mengamankan ratusan kendaraan bermotor.

Mayoritas penerobos adalah pengendara kendaraan roda dua. Sebagian besar pengendara beralasan terburu-buru. Mereka mengaku jika melalui lajur normal akan memakan waktu cukup lama.

"Saya buru-buru mau kirim barang," ujar Roni Sudrajat (35) di lokasi, Senin (11/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengakuan serupa juga dikatakan oleh tukang ojek, Andi (32). Andi yang tengah membawa penumpang, mengaku tidak sabar jika harus berjibaku dengan kemacetan sore hari di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.

"Saya kan rugi kalau ngikutin macet. Eh malah kena razia," keluh Andi.

Dia juga keberatan dengan denda yang ditetapkan yaitu maksimal Rp 500 ribu untuk pemotor dan Rp 1 juta untuk pengguna mobil. Bagi dirinya yang berpenghasilan pas-pasan, Rp 500 ribu adalah angka yang cukup besar.

"Ya saya maunya kalau di denda kayak biasanya ajalah, Rp 75 ribu. Kalau Rp 500 ribu sangat kemahalan, apalagi saya punya anak istri," usulnya.

Beberapa pengendara yang lain mengeluhkan hal serupa. Mereka mengaku kapok menerobos jalur bus Trans Jakarta.

"Nggak berani saya nerobos lagi. Gila dendanya gede banget," keluh pengendara motor Mio bernopol B 6298 PSF, Doni.

(kff/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads