"Ini pernyataannya ngeri-ngeri sedap," kata Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid saat dihubungi detikcom, Senin (11/11/2013). 'Ngeri-ngeri sedap' adalah istilah khas Bhatoegana.
Hidayat protes keras dengan pernyataan Sutan. Dia meminta Sutan berhati-hati dengan pernyataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat juga membandingkan dengan kasus hukum yang menjerat kader Partai Demokrat, rekan separtai Bhatoegana.
"Nazaruddin istrinya berapa? Satu. Andi Mallarangeng istrinya berapa? Satu. Anas istrinya berapa? Satu. Jadi silakan bandingkan lebih banyak mana yang berurusan dengan KPK antara yang istrinya satu dan lebih dari satu," ujar suami dr Diana ini.
Sutan mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait korupsi. Menurut Sutan, indikator pejabat koruptor adalah mereka yang beristri lebih dari satu.
"Ya itulah, kalau istrinya banyak kan kebutuhan hidupnya jadi lebih besar dari pendapatan. Makanya dia korupsi. Jadi punya banyak istri juga salah satu indikator pejabat nelakukan korupsi," ujar Ketua DPP PD, Sutan Bhatoegana di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2013).
(van/nrl)











































