Brankas milik tersangka dugaan suap eks pejabat Bea dan Cukai, Heru Sulastyono, masih belum berhasil dibuka oleh polisi. Polisi masih berupaya meminta bantuan pihak yang mampu membuka kunci brankas.
"Penyidik sudah meminta perusahaan pembuat brankas tersebut untuk membantu membuka," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Kombes Rahmad Sunanto di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2013).
Sementara itu tersangka Heru Sulastyono mengaku lupa dengan kode pintu brankas miliknya. Hingga kini polisi masih belum mengetahui isi brankas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipid Eksus) Bareskrim Polri menyita brankas yang ditemukan di kediaman Heru Sulastyono di Alam Sutera, Tangsel, Banten, pada Jumat (8/11). Polisi berharap menemukan bukti menarik di dalam kotak baja tersebut.
(bag/rmd)











































