Topan Haiyan meluluhlantakkan Filipina pada Jumat (8/11/2013). Kecepatan angin dilaporkan 235 kilometer per jam.
Hanya dalam sekejap, bangunan hanya tinggal puing-puing dan mayat-mayat bergeletakan. Topan ini merupakan badai paling dahsyat di Filipina.
Sekitar 10 ribu orang lebih dilaporkan tewas akibat topan tersebut. Mayat-mayat bergelantungan di pohon-pohon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejabat setempat memperkirakan jumlah korban jiwa akan meningkat tajam setelah petugas penyelamat berhasil menjangkau daerah-daerah yang masih sulit dijangkau.
Sejumlah daerah yang terkena bencana, kini terisolasi akibat tanah longsor dan banjir yang ditimbulkan topan ini.
Presiden Benigno Aquino berkunjung ke Tacloban, kota yang paling parah, pada Minggu (10/11/2013) untuk melihat akibat topan tersebut. Presiden SBY bahkan juga memerintahkan bawahannya untuk mengirim bantuan.
Berikut dahsyatnya Topan Haiyan:
1. Jalan Dipenuhi Puing-puing
|
Reuters
|
Jalanan di kota paling parah yakni Tacloban, dipenuhi puing-puing bangunan. Warga hanya bisa meratapi bangunan yang sudah menjadi puing-puing.
Hujan membasahi wilayah yang dipenuhi puing-puing. Warga yang keluar dari wilayahnya menggunakan payung untuk berlindung.
2. Tiang Listrik Rubuh
|
Reuters
|
Jatuhnya tiang listrik besar itu menutupi jalan. Warga tidak bisa melewati jalan kareta tertutup tiang listrik.
Mereka pun hanya melihat-lihat tiang listrik tersebut. Topan ini menyebabkan listrik dan komunikasi terputus di sejumlah wilayah.
3. Warga Antre Makan
|
|
Warga antre panjang dengan menggunakan payung karena daerahnya hujan. Mereka juga antre dalam keadaan tergenang air.
Bahkan, dikabarkan, aksi-aksi penjarahan marak di mana-
mana. Mulai dari di toko-toko kelontong, mal dan pom-pom bensin.
Makanan di wilayah itu terbatas. Bantuan yang datang terbatas karena banjir dan tanah longsor di daerah tersebut.
"Orang-orang mulai kasar. Mereka menjarah tempat-tempat usaha, mal-mal, hanya untuk menemukan makanan, beras dan susu. Saya khawatir bahwa dalam satu pekan, orang-orang akan membunuh karena kelaparan," cetus pria berumur 36 tahun itu kepada Sky News seperti dilansir News.com.au, Senin (11/11/2013).
4. Mobil Terbalik
|
Reuters
|
Warga di Filipina hanya bisa berjalan kaki untuk pergi memenuhi keperluan mereka seperti mencari makan dan minum.
Bandara di Filipina ditutup sehingga menyebabkan warga telantar.Β Β
5. Rumah Rusak
|
Reuters
|
Rumah-rumah rata dengan tanah. Hanya puing-puing yang tinggal bersisa. Jalanan dipenuhi puing-puing yang berserakan bercampur dengan pohon-pohon yang rubuh.
Pada gambar, terlihat perahu-perahu. Pemerintah setempat meminta nelayan untuk tidak melakukan aktivitasnya.
6. Efek Seperti Tsunami
|
Reuters
|
Hal itu terlihat dengan beton yang merupakan satu-satunya sisa bangunan yang tersisa, kendaraan yang terbalik dan putusnya kabel listrik.
"Ini adalah kehancuran dalam skala besar. Ada mobil yang terlempar seperti tumbleweed dan jalan-jalan penuh dengan puing-puing," kata Sebastian Rhodes Stampa, kepala tim koordinasi pengkajian bencana PBB, seperti diberitakan AFP, Minggu (10/11/2013).
"Terakhir kali saya melihat sesuatu dalam skala seperti ini adalah pasca tsunami di Samudera Hindia," imbuhnya yang mengacu pada bencana 2004 yang menewaskan sekitar 220.000 jiwa.
Halaman 2 dari 7










































