Demonstrasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (11/11/2013) di kampus IAIN Serang oleh sekitar 75 mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Banten untuk Rakyat (Gebrak). Mereka berasal dari beberapa kampus di Banten, diantaranya IAIN SMHB Serang, Untirta dan UNBAJA.
Para mahasiswa menggelar orasi di depan kampus kemudian long march menuju kantor Gubernur Banten yang berjarak sekitar 2 Km dari IAIN Serang. Dalam aksinya mereka mendesak KPK menangkap Atut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya menyoroti beberapa dugaan kasus korupsi seperti penyelewengan dana hibah Provinsi Banten tahun 2011 sebesar Rp 340 miliar yang diduga masuk ke organisasi-organisasi milik kroni Atut.
"Kasus pengadaan alkes yang menelan Rp 32 miliar, lalu pengadaan dan perawatan rumah dinas gubernur yang malah tidak ditempati sebesar Rp 16,14 miliar," tuturnya.
Para mahasiswa ini sebelum turun ke jalan telah mengkaji Laporan Kerja Pertanggujawaban (LKPJ), Laporan APBD dan Laporan Hasil Penemuan (LHP) BPK RI untuk mendapati fakta.
Dalam aksi itu para mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal dengan mengusung gerobak bertuliskan KPK yang dihiasi tali seolah jeruji besi dengan satu orang di dalamnya.
Aksi para mahasiwa yang mayoritas mengenakan syal khas badui ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Aksi mereka berakhir sekitar pukul 14.15 WIB kembali ke kampus IAIN.
(bal/rmd)










































