Antisipasi Awan Panas, Desa Terdekat Kawah Gunung Sinabung Dikosongkan

Antisipasi Awan Panas, Desa Terdekat Kawah Gunung Sinabung Dikosongkan

Khairul Ikhwan - detikNews
Senin, 11 Nov 2013 13:40 WIB
Antisipasi Awan Panas, Desa Terdekat Kawah Gunung Sinabung Dikosongkan
Dua prajurit TNI mengusung seorang warga yang sakit.
Karo - Personel TNI dan Polri mengevakuasi sebagian warga yang bermukim dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara. Evakuasi dilakukan karena aktivitas gunung terus meningkat.

Proses evakuasi itu berlangsung di Desa Guru Kinayan di Kecamatan Payung yang radiusnya 4 km dari puncak, Desa Sigarang-garang Kecamatan Naman Teran yang radiusnya sekitar 3 km, serta Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran yang berjarak sekitar 3,3 km dari puncak.

Di Desa Guru Kinayan proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan sejumlah truk, Senin (11/11/2013). Setidaknya ada 2.500 orang warga yang dievakuasi dari desa ini, termasuk yang sakit. Mereka lalu dibawa ke lokasi pengungsian sementara di Kabanjahe ibukota Kabupaten Karo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Camat Payung Tony Sembiring menyatakan, evakuasi dilakukan karena ancaman bahaya gunung semakin besar. Letusan gunung kini disertai awan panas yang luncurannya semakin jauh.

β€œAwan panas semakin sering terjadi,” kata Tony Sembiring, Camat Payung saat memantau proses evakuasi warga di Desa Guru Kinayan.

Pada letusan yang terjadi pukul 06.14 WIB tadi, selain melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 4 kilometer, juga disertai luncuran awan panas. Awan panas ini meluncur sejauh 1,5 kilometer ke arah selatan dan tenggara, atau ke Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat yang berjarak 4,5 km dari puncak gunung, serta ke arah Desa Guru Kinayan.

Gunung Sinabung mulai berstatus siaga (level III) sejak pekan lalu. Status itu menyebabkan harus dikosongkannya empat desa yang berada di radius 3 km, yakni Mardinding di Kecamatan Tiganderket, Desa Suka Meriah di Kecamatan Payung, serta dua desa di Kecamatan Naman Teran, yakni Bekerah dan Simacem.

(rul/lh)


Berita Terkait