Penumpang Bus, Kapal, Pesawat Melonjak Tinggi di Surabaya
Jumat, 12 Nov 2004 18:56 WIB
Surabaya -
Pada H-2 Lebaran, penumpang bus, kapal, dan pesawat melonjak tinggi di Surabaya. Pusat perbelanjaan pun mengalami lonjakan tinggi pembeli.Kota Surabaya terlihat peningkatan volume lalu lintas kendaraan bermotor yang menuju pusat perbelanjaan. Pasar grosir, mal, dan pertokoan padat pengunjung.Di Terminal Purabaya Bungur Asih Sidoarjo mengalami lonjakan tinggi penumpang, berbeda dengan H-3 yang masih melompong. Sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.40 WIB, Jumat (12/11/2004) sudah terlihat lonjakan penumpang.Calon penumpang terus berdatangan. Bus-bus yang baru datang langsung diserbu penumpang, baik itu bus jurusan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Luar Propinsi (AKLP).Trayek jurusan Yogyakarta tampak paling diserbu penumpang, sebab rentang waktu kedatangan bus lebih lama ketimbang jurusan lain. Bus jurusan Jember, Banyuwangi, Malang terlihat stabil, sehingga penumpang tidak terlalu berebut. Tapi semua bus relatif penuh penumpang.Yang menjadi primadona bagi para penumpang hingga terlihat penumpukan adalah bus patas AC. Tarifnya memang lebih mahal, tapi jelas lebih nyaman. Diperkirakan dinihari merupakan puncak arus mudik.Di Bungur Asih disediakan 4.000 bus, termasuk 1.500 bus antar-propinsi. Selain itu ada 300 armada cadangan untuk digunakan sewaktu-waktu, sifatnya on call. Armada bus berasal dari total 140 perusahaan auto bus.Padatnya penumpang bus juga mendatangkan rezeki bagi "pengusaha" jasa penitipan sepeda motor yang selama ini memang banyak berada di sekitar terminal. Jumlahnya sekitar belasan.Menurut salah seorang juru parkir, pihaknya mengalami kenaikan hampir 50 persen, sebab banyak pemudik yang pulang kampung yang menitipkan motornya. Biayanya antara 15-30 ribu seminggu.Sementara di Dermaga Penyeberangan Ujung Surabaya yang melayani penyeberangan ke Madura juga mengalami lonjakan penumpang. Antrean cukup panjang mencapai 2 km.Hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sudah ada 60 ribu penumpang. Pada H-3 tercatat 45 ribu penumpang. Pada H-4 tercatat 26 ribu penumpang.Pada H-2 hari ini, tercatat kendaraan roda dua yang ke Madura berjumlah 5.763 unit, sedangkan roda empat 2.162 unit. Puncak lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi nanti malam. Dermaga menyediakan 18 kapal feri, terdiri dari 12 kapal feri reguler selama 24 jam, sisanya cadangan.Dermaga Penyebarangan Ketapang Banyuwangi ke Gilimanuk Bali juga padat penumpang, terutama dari Bali ke Jatim.Sedangkan di Bandara Juanda sejak siang hampir semua jalur penerbangan dipadati penumpang, sehingga ruang tunggu penuh. Bahkan terjadi kemacetan lalu lintas yang menuju bandara karena kepadatan mobil pengantar.
(sss/)










































