Sebut saja Golkar yang ingin menduetkan Ical-Jokowi, PKB yang ingin menduetkan JK-Jokowi atau Mahfud MD-Jokowi, Gerindra yang ingin menduetkan Prabowo-Jokowi, dan PDIP sendiri yang terus 'memelihara' isu pencapresan Jokowi.
"Isu capres sering dijadikan momentum untuk mendongkrak popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas parpol," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad kepada detikcom, Senin (11/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Parpol saling berebut tokoh demi meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya. Tokoh-tokoh seperti Jokowi, Jusuf Kalla, Mahfud MD, Rhoma Irama, Dahlan Iskan, paling sering jadi sasaran untuk diwacanakan menjadi capres atau cawapres," katanya.
Padahal kemungkinan besar hanya 3 partai besar yakni Golkar, PD, dan PDIP yang bisa mulus mengusung capres. Sementara parpol lain harus kerja keras meraih suara signifikan untuk menembus presidential threshold yang dipatok 20% suara DPR atau 25% suara di Pileg 2014.
(/)











































