Hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) yang dirilis pekan lalu menunjukkan elektabilitas Anis Matta masih sekitar 13,8% jika dibandingkan capres lain dari PKS. Sementara nama Hidayat Nurwahid meraih 50,7% suara.
Survei LSIN dilakukan rentang waktu 15 Agustus 2013 sampai 20 September 2013 ini melibatkan 1.500 responden dari 34 provinsi di Indonesia dan beberapa dari luar negeri. Survei ini mengambil sampel sepenuhnya secara acak (probability sampling), menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling).
Responden adalah penduduk Indonesia yang berumur minimal 17 tahun. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95% dengan margin of error sebesar Âą 3,1%.
Sebelumnya diberitakan isu capres mulai digulirkan internal PKS. Partai kader ini juga tengah menyiapkan kader mereka untuk bertarung di Pilpres 2014. Suara kader sudah mulai kencang untuk memunculkan nama calon.
"Ada aspirasi kuat di daerah agar mengusung kader partai sebagai Capres," kata Wasekjen PKS Mahfudz Siddik saat berbincang, Sabtu (8/11/2013).
Mahfudz menyebut sejumlah nama kader memang sudah disiapkan. Nama-nama itu muncul berdasarkan usulan kader di daerah. Namun nama capres terkuat PKS sampai saat ini masih Presiden PKS Anis Matta.
(van/nrl)











































