Karangan bunga juga terlihat berjajar di depan Graha Kriya Akasa Lanumad Ahmad Yani Semarang. Berbagai pihak termasuk Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga mengirimkan karangan bunga belas sungkawa.
Kapendam IV Diponegoro, Kolonel Arh Ramses Lumban Tobing mengatakan pihaknya mewakili Kodam IV Diponegoro menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya para prajurit yang meninggal dalam tugas di Kalimantan Utara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, rangkaian bunga yang disiapkan untuk kedatangan jenazah juga sudah disiapkan oleh pihak Penerbad. Tiga meja panjang tertata di lobi Graha Kriya Akasa Lanumad Ahmad Yani Semarang. Masing-masing meja diletakkan bendera Merah Putih yang dilipat dan foto tiga anggota Skadron 31/Serbu Penerbad Semarang.
Diketahui tiga anggota Skadron 31/Serbu Penerbad Semarang yang tewas akibat kecelakaan Heli MI-17 adalah Kapten Cpn Ramdan (flight engineering), Lettu Cpn Rohmad (co-pilot) dan Serka Aan Prayitno (mekanik).
Diketahui Heli MI-17 buatan Rusia yang mengangkut total 19 orang milik TNI AD tersebut jatuh di perbatasan Malinau dengan Sarawak, Malaysia hari Sabtu (9/11) pagi kemarin. Heli terjatuh saat akan mendarat di lapangan terbuka yang berada dekat dengan pos Pamtas Malaysia. Dikabarkan 13 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
Heli itu membawa logistik untuk misi membangun pos Pamtas RI-Malaysia di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utaa. Keterlibatan warga sipil adalah untuk membantu membangun pos TNI yang menjadi garda terdepan pengamanan perbatasan.
Rencananya tiga jenazah anggota Skadron 31/Serbu Penerbad Semarang tersebut akan diterbangkan ke Semarang menggunakan pesawat Hercules siang ini. Namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pemulangan jenazah dibatalkan.
(/)










































