Jokowi Setuju Politik Itu Suci

Jokowi Setuju Politik Itu Suci

Indah Mutiara Kami, Prins David Saud - detikNews
Minggu, 10 Nov 2013 17:21 WIB
Jokowi Setuju Politik Itu Suci
Jakarta - Jokowi setuju dengan sebutan politik itu suci. Baginya, politik adalah alat perjuangan nilai, perjuangan ideologi, keadilan, dan kemakmuran.

"Saya setuju politik itu suci. Itulah yang saya kira telah dilakukan Pak Sabam. Pulang sering jam 3 pagi hanya dalam rangka memperjuangkan ideologi yang beliau yakini benar," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di acara Peluncuran Buku dan Ulang Tahun 77 Sabam Sirait di Gedung Lemhannas, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2013) petang.

Sabam adalah politisi senior PDIP. Buku yang diluncurkannya berjudul Politik Itu Suci. Pemikiran dan Praktik Politik Sabam Sirait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selamat ulang tahun kepada Pak Sabam, semoga selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan Pak Sabam yang sangat Jawani sekali, bahasanya sangat halus, saya orang Solo aja kaget. Saya juga Solo halus tapi Pak Sabam ini pasti dari dalam kraton," ujar Jokowi disambut tawa hadirin. Seperti kebiasaan Jokowi, dia hanya berpidato sedikit.

"Singkat, jelas, dan padat ya," komentar politisi PDIP Rieke Dyah Pitaloka yang menjadi MC.

Sebelum memberi sambutan, Edo Kondologit sempat mengajak Jokowi berdendang dengan mendekatkan mikrofon kepada Jokowi yang duduk di sebelah Megawati di barisan depan. Jokowi kebagian menyanyikan sebait lagu berjudul 'Pancasila Rumah Kita'.

Untuk semua cinta sesama
Untuk semua warna menyatu
Untuk semua saling menyambung


"Oh nggak nyangka Pak Jokowi bisa nyanyi. Pantes kemarin hujan gede," kelakar Rieke Dyah Pitaloka.

Candaan juga dilontarkan politisi PDIP Maruarar Sirait, anak Sabam. "Tahu nggak bedanya Batak sama Jawa soal politik?" tanyanya di akhir sambutannya.

"Orang Batak baru tahu awalnya sedikit saja sudah merasa tahu sampai kesimpulannya. Orang Jawa itu tahu semuanya, dari awal sampai ujung, sampai kesimpulan, tapi seperti tidak tahu apa-apa," ujarnya.

"Ibu (Mega) dan Mas Jokowi sudah tahu ujungnya apa, tapi tampaknya seperti tidak tahu apa-apa," ujar Maruarar disambut tawa hadirin.

(nrl/nrl)


Berita Terkait