Dua Pelaku Penikaman Brigadir Zeppy Diduga Berasal dari Malang

Dua Pelaku Penikaman Brigadir Zeppy Diduga Berasal dari Malang

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Minggu, 10 Nov 2013 15:10 WIB
Pekanbaru, -

Brigadir Zeppy yang tewas ditikam, sempat mengamakan kartu identitas para pelaku. Pelaku yang merupakan pengendara motor tanpa nopol, diketahui berasal dari Malang, Jawa Timur.

"Pelakunya masih dalam pengejaran bersama Polres Pelalawan dan Jatanras Polda Riau. Inisial keduanya KR (27) dan SP (47)," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Arya Tejo, saat dihubungi detikcom, Minggu (10/12/2013).

Dari identitas yang didapatkan pihak kepolisian, KR merupakan warga Dampit, Kabupaten Malang. Sementara SP merupakan kelahiran Malang dan beralamat di Kabupaten Kuansing, Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa ini bermula ketika korban tengah berpatroli dan melihat sepeda motor oleh dua orang tanpa plat nomor, sekitar pukul 04.00 WIB. Brigadir Zeppy lalu menyetop dan memeriksa surat-surat dari Yamaha Mio tersebut. Kedua pelaku rupanya tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan dan hanya menunjukan KTP.

Saat lengah dan korban memeriksa identitas tersebut, salah seorang pelaku mengeluarkan pisau dan menikam kan ke perut korban. Korban sempat menangkis upaya penikaman selanjutnya dan menyelamatkan diri dari pos lantas Payu Atap.

"Tangannya mengalami luka," kata Guntur.

Korban tidak dapat berlari jauh karena luka tikaman yang dideritanya. Korban jatuh tidak jauh dari pos lantas Pangkalan Lesung dan pelaku langsung menikamkan senjata yang dibawanya.

"Korban menderita tujuh luka tusukan," ujar Guntur. Tidak disebutkan dimana saja luka-luka tersebut dialamai korban.

Korban dirujuk ke Rumah Sakit Medicare Serok untuk mendapatkan pertolongan. Namun sesampainya di rumah sakit, nyawa korban tidak sempat tertolong.

(ahy/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini