Brigadir Zeppy yang tewas ditikam pengendara motor subuh tadi, sempat menangkis dan mencoba menyelamatkan diri. Malangnya polisi lalu pintas di Pelalawan Riau ini terjatuh dan seketika dihujani tikaman oleh pelaku.
"Pelaku menikam kan senjatanya satu kali ke perut korban. Pada saat hendak menikam kan senjatanya lagi, korban sempat menangkis dan melarikan diri ke luar Pos Lantas Payu Atap," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Arya Tejo, saat dihubungi detikcom, Minggu (10/11/2013).
Korban tidak dapat berlari jauh karena luka tikaman yang dideritanya. Korban jatuh tidak jauh dari pos lantas Pangkalan Lesung dan pelaku langsung menikamkan senjata yang dibawanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban dirujuk ke Rumah Sakit Medicare Serok untuk mendapatkan pertolongan. Namun sesampainya di rumah sakit, nyawa korban tidak sempat tertolong.
"Jam 11 tadi jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Payakumbuh, Sumbar (Sumatera Barat)," kata Guntur.
Peristiwa ini bermula ketika korban tengah berpatroli dan melihat sepeda motor oleh dua orang tanpa plat nomor, sekitar pukul 04.00 WIB. Brigadir Zeppy lalu menyetop dan memeriksa surat-surat dari Yamaha Mio tersebut. Kedua pelaku rupanya tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan dan hanya menunjukan KTP.
Saat lengah, salah seorang pelaku mengeluarkan pisau dan menikam kan ke perut korban. Dari tanda pengenal yang berhasil didapatkan korban, dua pelaku tersebut berinisial KR (26) dan SR (45). Keduanya diketahui sebagai warga Malang, Jawa Timur.
(ahy/lh)










































