Menjadi komandan pasukan pengamanan presiden (Paspampres) tentu memiliki tanggung jawab besar untuk menjamin keselamatan kepala negara.
Meskipun memiliki jadwal yang padat sebagai komandan paspampres, Mayjen Doni Monardo ternyata masih menyempatkan diri untuk menyalurkan kecintaannya pada tanaman.
Doni bercerita, kecintaannya pada tanaman bermula saat ia duduk di bangku SD. Saat itu, ia masih di Aceh yang juga kampung halamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya dari keisengan. Saya memindahkan tumbuhan kecil di dekat tong sampah yang hampir terbakar eh berkelanjutan sampai sekarang," terangnya kepada wartawan di Paguyuban Budidaya Trembesi (Budiasi), Sabtu (9/11/2013).
Doni awalnya melakukan pembibitan di halaman belakang kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas. Kemudian dia dipercaya mendirikan Paguyuban Budiasi.
Berbekal lahan pinjaman dari seorang pengusaha bernama Ketut Masagung, Doni akhirnya bisa mengumpulkan hingga 140 jenis bibit tanaman diatas lahan seluas 12,2 hektar ini.
"Awalnya memang bibit trembesi. Tapi semakin banyak permintaan akhirnya sampai saat ini kita punya 140 jenis bibit tanaman," lanjutnya.
Dalam menjalankan paguyubannya, ia menggandeng berbagai kalangan yang juga memiliki visi yang sama dengannya. Mulai dari para purnawirawan TNI, masyarakat hingga bank BNI.
Sejak berdiri pada tahun 2011, sudah 4 juta bibit pohon yang disebar ke seluruh pelosok nusantara, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.
Tak jarang saat ia sedang menjalankan tugas mengawal presiden, ia sempat mencari bibit tanaman untuk dibudidayakan di Indonesia. Contohnya saja Asam Laos yang dibawanya saat menjalankan tugas di tahun 2012.
Kecintaannya pada tanaman membuatnya mendapatkan banyak julukan. Oleh menteri kehutanan dan lingkungan hidup, Zulkifli Hasan ia disebut sebagai 'Jenderal Tumbuhan', berbeda lagi dengan mantan menteri Lingkungan Hidup Erna Witoelar.
Oleh Erna, Doni disebut sebagai seseorang yang berprofesi sebagai pembibit tanaman dengan hobi mengawal presiden.
"Pak Doni ini, hobinya jadi paspamres dan kerjaannya nanam pohon," kelakar Erna yang disambut tawa undangan acara launching pembibitan ini.
Doni mengaku akan tetap menjalankan hobinya ini meskipun sudah pensiun dari jabatannya sebagai Komandan Paspampres.
"Ini adalah panggiln hati. Hobi walaupun sudah nggak ada jabatan, hobi pasti disalurkan," ucapnya.
(mnb/fdn)











































