"Harapan kami Pak Handoyo bisa menularkan kultur kerja di KPK selama ini," ujar Jubir KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2013).
Menurut Johan, tantangan kerja yang akan dihadapi Handoyo sebagai Dirjen PAS cukup berat. Dia berharap Handoyo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dulu di lembaga antirasuah ini, Handoyo dipercaya menjadi Direktur Pengaduan Masyarakat yang 3 (tiga) tahun kemudian dipromosikan sebagai Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK. Dipercaya selama 8 (delapan) tahun di lembaga antirasuah setidaknya menunjukkan bahwa kinerja dan integritasnya tidak perlu diragukan.
Handoyo dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan pekerja keras. Oleh bawahannya ia dikenal sebagai pemimpin yang selalu ikut terjun ke lapangan. "Pak Handoyo selalu mendampingi anak buah kalau turun di lapangan. Bukan berarti tidak percaya anak buah, tetapi beliau ingin menunjukkan bahwa beliau pun siap menghadapi resiko," kata mantan bawahannya.
Dari LHKPN per Mei 2010, harta kekayaan Handoyo yang berupa harta tidak bergerak diketahui sebesar Rp 214.652.000,- berupa tanah dan bangunan di Jakarta Timur. Sedangkan harta bergerak berupa 2 (dua) buah mobil dan lain-lain sebesar Rp 396.343.013,- . Setelah dikurangi hutang sebesar Rp 250 juta, total kekayaan Handoyo per Mei 2010 sebesar Rp 360.995.013.
Kekayaannya yang 'cuma' Rp 360 juta itu, pernah menjadi bahan pertanyaan anggota dewan komisi hukum ketika Handoyo menjalani fit and proper test untuk menjadi pimpinan KPK periode 2012-2016.
Dalam upaya pembenahan pemasyarakatan, ada 3 (tiga) solusi yang diajukan Handoyo, yaitu: 1) review regulasi dan SOP yang dapat memiliki dampak dari hulu sampai hilir permasalahan, 2) manajemen sumber daya manusia dari mulai rekrutmen, pembinaan, pengembangan sampai dengan pensiun, dan 3) perbaikan sarana dan prasarana.
(kha/ndr)