Brankas hitam itu tiba di Bareksrim pukul 18.00 WIB bersamaan dengan Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang (Subdit TPPU) Tipid Eksus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya, Jumat (8/11/2013).
Tidak ringan untuk menurunkan brankas yang berada di Nissan Serena abu tersebut. Dibutuhkan empat orang penyidik untuk mengangkut kubus baja itu dari teras ke dalam Gedung Bareskrim Polri.
Polri enggan gegabah dalam membuka brankas dengan cara membuka paksa, salah satunya dengan cara las baja. "Kami khawatir ada surat-surat di dalamnya terbakar yang dapat menjadi bukti nanti," kata salah seorang penyidik.
Sebelumnya, Direktur Tipid Eksus Brigjen Arief Sulistyanto mengatakan, pihaknya berharap ada temuan menarik guna pengembangan penyidikan suap dan pencucian uang.
"Kita berharap di dalam brankas ada dokumen yang dikembangkan ke yang lain," ujar Arief.
(ahy/ndr)











































