"Dan yang sangat menonjol diantaranya bagaimana mengatasi over kapasitas dari situ lah terlahir konsep yang melibatkan pihak terkait BNN, Polri, Kejagung, Menkes, Mensos bagaimana mencari jalan untuk mengatasi masalah tadi," kata Amir di kantornya, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/11/2013).
Menurut dia, karakteristik setiap Lapas berbeda. Tak semua bisa disamakan seperti LP Tanjung Gusta. "Di dalam pengalaman kami memimpin 2 tahun, saya sebagai menteri demikian juga wakil menteri, kompleksitas yang dihadapi pemasyarakatan sangat tinggi," pesannya.
Menkum menegaskan, dengan menggandeng Polri, BNN, dan Kejagung, semua diharapkan bisa dihadapi. Suhandoyo memiliki peran untuk mewujudkannya.
"Dan Alhamdulillah respon dari presiden sendiri sangat maksimal kepada kami-kami ini kedepan akan memudahkan langkah-langkah yang akan direncanakan Dirjen PAS yang baru," tutupnya.
(dha/ndr)











































