Temui Gubernur, 4 Senator dari Jateng Minta Sekretariat

Temui Gubernur, 4 Senator dari Jateng Minta Sekretariat

- detikNews
Jumat, 12 Nov 2004 14:46 WIB
Semarang - Dengan alasan lebih banyak bekerja di daerah dan menjalankan Undang-undang, empat senator dari Jateng menemui gubernur. Selain menyampaikan berbagai informasi mutakhir seputar 'Senayan', mereka juga meminta sekretariat.Keempat senator atau DPD (Dewan Perwakilan Daerah) itu adalah Chalwani, Budi Santoso, Nyai Sahal Mahfudz, dan Sudharto. Setelah sekitar setengah jam menunggu, mereka pun ditemui Gubernur Jateng Mardiyanto di ruang kerja, Jl. Pahlawan Semarang, Jumat (12/11/2004)."Kami ingin menyampaikan berkaitan dengan surat MPR RI soal Panitia Adhoc, kami ada di dalamnya. Selain itu, kami juga ingin minta sekretariat. Soalnya, nantinya kami akan lebih banyak di daerah. Ke pusat kalau ada sidang saja," tutur salah satu anggota DPD Jateng Sudharto sesaat sebelum menemui gubernur.Sesuai surat MPR RI, Sudharto masuk dalam Panitia Adhoc Bagian Otonomi dan Perencanaan UU, Budi Santosa (Bagian SDM, Sumber Daya Ekonomi, dan Hubungan Pusat - Daerah), Nyai Sahal Mahfudz (Bagian Pendidikan dan Agama), dan Chalwani (Bagian Pengawas APBN dan BPK).Budi Santosa menjelaskan, permintaan sekretariat sesungguhnya sudah disetujui sejak dulu. Gubernur memberikan sebagian ruang di rumah dinasnya, Wisma Perdamaian, untuk sekretariat DPD. Tapi sampai sekarang belum ditempati."Pada tanggal 27 November mendatang, sekretariat itu akan diresmikan sekaligus halal bihalal. Di sana nanti akan dilengkapi peralatan kantor plus pegawai," tambah Budi yang juga Pemimpin Umum Harian Suara Merdeka ini.Sementara Nyai Sahal dan Chalwani hanya menimpali bahwa keempat anggota DPD sudah dibekali dengan email pribadi. Dengan demikian, pihaknya berharap masyarakat punya banyak pilihan untuk menyampaikan aspirasinya. Bisa lewat email, surat, faks, atau langsung mendatangi sekretariat.Karena bertepatan dengan salat Jumat, pertemuan antara gubernur dengan keempat DPD yang mulai sekitar pukul 11.00 WIB itu tak berlangsung lama. Sesaat sebelum azan Jumat berkumandang, mereka terlihat meninggalkan ruang pertemuan. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads