Israel Dituding Mempercepat Kematian Arafat

Israel Dituding Mempercepat Kematian Arafat

- detikNews
Jumat, 12 Nov 2004 14:44 WIB
Jakarta - Berbagai tuduhan terhadap Israel terus mengalir sehubungan dengan meninggalnya Yasser Arafat. Israel juga dituding telah mempercepat kematian Arafat.Demikian disampaikan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk India, Osama Musa seperti dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (12/11/2004). Musa juga mengecam pemerintah Israel yang membatasi ruang gerak Arafat di saat-saat terakhirnya."Kenapa kami memerlukan izin dari Israel untuk bergerak? Kenapa kami memerlukan izin Israel untuk membawa Arafat ke rumah sakit? Kenapa Israel yang harus mengatakan kepada kami dimana kami mengubur pemimpin kami? Arafat meninggal karena dia dimasukkan (ke rumah sakit) setelah terlambat 15 hari. Itu karena Israel tidak mengizinkannya," cetus Musa.Ditegaskannya, meskipun Arafat kini telah tiada namun pemikiran dan perjuangannya akan terus hidup. "Pemikiran Arafat, ajarannya, perjuangannya untuk kebebasan akan selalu hidup," tutur Musa. "Kami akan terus berjuang untuk hal yang diimpikannya -- kebebasan kami dari Israel," imbuhnya.Arafat berpulang pada usia 75 tahun. Ikon perjuangan Palestina itu meninggal di Rumah Sakit Militer Percy, Clamart, Prancis pada Kamis dini hari waktu setempat. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads