Hisab Muhammadiyah: Idul Fitri Tetap 14 November
Jumat, 12 Nov 2004 14:24 WIB
Yogyakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan Idul Fitri 1 Syawal 1425 H tetap jatuh pada hari Minggu (14/11/2004). PP Muhammadiyah membantah isu bahwa Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh hari Sabtu (13/11/2004). Penegasan ini disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr HA Syafi'i Ma'arif didampingi Sekretaris Drs Haedar Nashir MSi kepada wartawan berkaitan dengan Idul Fitri 1 Syawal 1425 H di gedung PP Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro Yogyakarta, Jumat (12/11/2004)."Berdasarkan hisab hakiki oleh Majelis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam, PP Muhammadiyah telah memutuskan harib raya Idul fitri jatuh Minggu (14/11/2004)," tegas Syafii.Syafiii mengatakan, keputusan mengenai 1 Syawal itu sudah final dan sudah tidak ada perubahan. Namun diakui Syafi'i, ada beberapa pengurus Muhammadiyah di daerah-daerah yang sempat mempertanyakan lewat telepon apakah ada perubahan pada hari Sabtu (13/11/2004) besok. "Saya katakan itu tidak betul dan tetap hari Ahad," katanya.Menurut Haedar, keputusan itu berdasarkan hisab hakiki yang dipedomani dan dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam PP Muhammadiyah bahwa ijtima' menjelang Syawal 1425 H terjadi pada hari Jumat (12/11/2004) pukul 21.28 WIB. Tinggi bulan saat terbenam matahari di Yogyakarta dan di seluruh wilayah Indonesia bulan masih dibawah ufuk atau belum wujud. "Dengan demikian, tanggal 1 Syawal dan Idul Fitri 1425 H jatuh pada hari Ahad (14/11/2004)," kata Haedar.
(asy/)











































