Peristiwa itu yang terjadi Kamis (7/11/2013), sekitar pukul 09.00 WIB. Pengusaha bidang properti ini kehilangan uang USD 900, laptop, komputer tablet, dan sebuah tas yang berisi berkas penting serta data-data perusahaan di laptopnya. Sekarang, Asep membuat laporan ke SPKT Polresta Depok dan dimintai keterangan oleh petugas.
"Yang saya bingung adalah kehilangan berkas dan data penting. Itu juga uang dolar yang harus saya transfer ke rekanan kerja saya. Saya heran, tahu-tahu kaca mobil sudah pecah dan barang-barang di dalamnya hilang semua. Kalau dihitung-hitung ya kerugian sampai belasan juta sampai 20 jutaan rupiahlah," kata Asep Sobari kepada wartawan di Mapolresta Depok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi masih mendalami kasus ini. Polisi sudah lakukan olah TKP. “Sampai saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi. Kasusnya juga masih kami dalami," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Syah Johan.
Sebelumnya, aksi kawanan bandit pecah kaca ini juga sempat terjadi di kawasan Depok. Salah satu korbannya adalah Aipda Bagus Suwardi, anggota polisi di Polresta Depok. Dalam peristiwa yang terjadi di Jl Alternatif Cibubur, Kota Depok, Bagus mengalami kerugian hingga seratus juta.
(ega/ega)










































