Istri Munir Akan Ikut Tim Penyidik ke Belanda

Istri Munir Akan Ikut Tim Penyidik ke Belanda

- detikNews
Jumat, 12 Nov 2004 13:25 WIB
Jakarta - Tak tanggung-tanggung Mabes Polri membentuk tiga tim penyidik untuk mengusut penyebab kematian Munir. Suciwati, istri Munir akan ikut dengan salah satu tim penyidik ke Belanda mengambil hasil otopsi otentik Munir. Demikian dikatakan Koordinator KontraS Usman Hamid kepada wartawan setelah mendapat penjelasan dari Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung di Mabes Polri Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2004) siang. Tim penyidik pertama akan meminta keterangan resmi dari Kedutaan Belanda di Indonesia. Hal ini untuk memastikan apakah hasil analisa toksikologi yang diberikan kepada pemerintah Indonesia merupakan dokumen otentik yang bisa digunakan sebagai pro justisia atau tidak. Bila dinyatakan otentik, maka dokumen tersebut akan dilegalisir melalui Kedutaan Belanda di Indoensia untuk kemudian diproses oleh penyidik Polri.Tim penyidik kedua adalah tim yang akan berangkat ke Belanda untuk mengambil dokumen otentik hasil otopsi Munir. Sedangkan tim penyidik ketiga akan melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang sesaat sebelum kejadian berada di dekat Munir, termasuk istri Munir, dan awak pesawat Garuda yang ditumpangi almarhum."Itu keterangan yang kami dapat dari Kabareskrim, tim yang ke Belanda akan mengikutsertakan Ibu Suciwati. Hal ini akan segera direalisasikan," ujar Usman usai bertemu dengan Suyitno.Usman menambahkan, hasil otopsi otentik dari Belanda akan diberikan langsung kepada Suciwati yang merupakan pihak yang berhak, Suci kemudian akan menyampaikan hasilnya kepada publik. "Ibu Suciwati ingin mendapat akses penuh atas hasil otopsi, dan ingin langsung menerima dan mengetahui proses penyidikan dari awal sampai selesai," tegasnya.Menurut Usman, saat ini pihak keluarga sedang mempersiapkan diri untuk pergi ke Belanda. "Kami dijanjikan paling lambat tanggal 15 November berangkat ke Belanda, sekarang dari pihak keluarga sudah mengurus administrasi seperti visa dan sebagainya," imbuhnya.Lebih lanjut lagi Usman menuntut penyidikan yang tuntas. "Kita minta penyidikan sampai tuntas, dan kita berharap diselesaikan secara independen dengan melibatkan bagian dari kami. Kita akan mengusahakan pengusutan sampai menemukan pelakunya, kalau memang Mabes menemukan adanya dugaan kuat untuk membawa pelakunya ke meja hijau," demikian Usman. (dit/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads