KA BBM Terbakar, Jembatan Rel Meleleh

KA BBM Terbakar, Jembatan Rel Meleleh

- detikNews
Jumat, 12 Nov 2004 13:04 WIB
Jakarta - Terbakarnya KA barang pengangkut BBM di Desa Wonokerto km 197 4/5, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur (Jatim) menyebabkan jembatan rel meleleh. Untuk memperbaikinya dibutuhkan waktu sekitar 7 hari. Hal itu diungkapkan Kepala Humas Daops I PT KA Akhmad Sudjadi di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (12/11/2004). "Tapi, kita akan upayakan agar lebih cepat selesai," ujarnya. Peristiwa terbakarnya KA yang mengangkut bensin dan solar itu terjadi pukul 06.37 WIB. KA itu membawa 17 gerbong barang (KKW) dan berangkat dari Rewulu, Yogyakarta dengan tujuan Madiun. Ketika sampai di Desa Wonokerto, 6 gerbong belakang anjlok kemudian terbakar. Beberapa dari gerbong itu masuk ke sungai. Api yang menjalar menyebabkan jembatan rel meleleh. Jalur KA yang menuju Surabaya dialihkan dari jalur normal. Ketika tiba di Solo, KA yang seharusnya lurus, arahnya diubah belok ke kiri menuju Gambringan kemudian belok ke kanan menuju Surabaya Pasar Turi. Sedangkan KA dengan tujuan akhir Malang akan langsung menuju Malang melalui Gundi. Kedatangan KA menuju Surabaya diperkirakan mengalami keterlambatan sekitar 2 jam karena harus memutar balik. Sedikitnya ada 6 kereta dengan tujuan akhir Madiun, Surabaya Gubeng, Kediri, Blitar dan Malang yang dialihkan jalurnya. Keenam KA itu akan memutar melalui Solo Kota, Gambringan, Cepu, Bojonegoro, Surabaya, dan dilanjutkan ke Blitar hingga Malang. KA yang dialihkan jalurnya adalah Bima Jakarta-Yogyakarta-Purwokerto-Solo-Surabaya, Matarmaja Pasar Senen-Blitar-Malang, Bangunkarta Jakarta-Jombang, Gajayana Gambir-Malang, Gaya Baru Malam Selatan Jakarta-Surabaya-Gubeng serta Jayabaya Jakarta-Surabaya Gubeng. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads