Kobaran Api di KA Pengangkut BBM Belum Bisa Dipadamkan
Jumat, 12 Nov 2004 11:38 WIB
Jakarta - Sampai pukul 11.30 WIB, petugas belum bisa memadamkan api yang masih berkobar di KA pengangkut BBM yang anjlok di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur. Sejumlah KA tertahan akibat kecelakaan ini. Kepala Humas PT KA Daops VII Wahyu Kartono saat dihubungi detikcom, Jumat (12/11/2004) menginformasikan sampai sekarang KA itu masih diselimuti api. "Api masih menjilat. Untuk mendekat tidak berani, karena dari jarak 100 meter saja sudah terasa sangat panas," kata dia. Meski begitu, sampai sekarang sudah ada petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi untuk melakukan pemadaman. Pemadaman api belum berhasil, karena yang terbakar adalah BBM, sehingga perlu penanganan khusus. Aparat kepolisian dan tim dari PT KA juga sudah berada di lokasi. KA ini meledak dan terbakar sekitar pukul 06.40 WIB. Lokasi kecelakaan ini terjadi sekitar 7 km dari Stasiun Paron, Ngawi. "Penyebab kebakaran masih diselidiki," kata Wahyu. KA pengangkut ini membawa 6 gerbong (ketel) yang membawa BBM. KA ini terdiri dari enam katel. Dan kebakaran ini mengakibatkan enam katel tampak dijilati api. Dua katel masih berdiri di darat, sedangkan empat lainnya terbalik di sungai. Jalur rel tempat lokasi kecelakaan ini praktis tidak bisa dilalui. Kecelakaan ini mengakibatkan sejumlah KA terjebak. Misalnya KA Pasundan yang berkelas ekonomi jurusan Surabaya-Kiara Condong, Bandung tertahan di Stasiun Paron. Sedangkan KA ekonomi lainnya, KA Kahuripan tertahan di Stasiun Kedunggalar. "Saat ini sedang diupayakan pengalihan pengumpang. Jadi penumpang KA Pasundan akan dibawa dengan naik bus ke Stasiun Kedunggalar untuk dinaikkan menuju Surabaya dengan KA Kahuripan. Sedangkan penumpang KA Kahuripan akan diangkut ke Bandung dengan menggunakan KA Pasundan," jelas Wahyu.Selain itu, KA Santaka dan KA Argo Wilis juga masih tertahan di Stasiun Madiun. "Kami masih mengupayakan agar dua kereta ini bisa melanjutkan perjalannya," kata dia.
(asy/)











































