KontraS Desak Pemerintah Serahkan Hasil Otopsi Munir
Kamis, 11 Nov 2004 22:32 WIB
Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) menyesalkan lambannya pemerintah Indonesia menyerahkan hasil otopsi atas meninggalnya Munir kepada pihak keluarga. Hingga kini hasil otopsi tersbut belum diberikan kepada pihak keluarga. "Pada Kamis kemarin kami telah menghubungi Kementrian Luar Negeri segera memperoleh kabar hasil otopsi dan kami peroleh kabar hasil otopsi telah diserahkan ke pemerintah Indonesia. Kami telah menghubungi pemerintah lewat Deplum tapi infomasi yang diberikan kami minim, dan kurang responsif," kata Usman Hamid, Koordinator KontraS dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (11/11/2004).Sesuai hukum yang berlaku, pihak keluarga adalah orang pertama yang berhak memperoleh hasil resmi otopsi untuk selanjutnya diserahkan kepada publik. Penyerahan ahsil otopsi sangat diperlukan. "Kami mendesak agar pemerintah segera menyerahkan hasil otopsi," kata Usman.Apapun hasil otopsinya harus diserahkan kepada pihak keluarga dulu. "Apabila almarhum meninggal karena alasan tidak alamiah, KontraS menuntut pemerintah mengusut sampai tuntas," ungkap Usman.Hal itu, kata Usman, sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi warganya. "Sebelum pemerintah mengambil keputusan apapun , termasuk mengumumkan hasilnya atau langkah lain, hasil otopsi harus segera diserahkan kepada keluarga," pinta Usman.
(mar/)











































