Masih Ada Daftar Bermasalah, Golkar Minta KPU Tak Menunda Penetapan

Masih Ada Daftar Bermasalah, Golkar Minta KPU Tak Menunda Penetapan

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 04 Nov 2013 20:25 WIB
Masih Ada Daftar Bermasalah, Golkar Minta KPU Tak Menunda Penetapan
Jakarta - Golkar setuju KPU segera menetapkan DPT pada hari ini meski masih ada daftar pemilih bermasalah. Alasan Golkar supaya masyarakat segera mendapatkan kepastian hak politiknya.

Pernyataan Golkar itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Nurul Arifin. Menurutnya, Jika menunggu daftar pemilih bermasalah tuntas, maka hal itu tidak akan benar-benar terjadi dengan alasan setiap hari akan ada warga yang meninggal dan masuk usia 17 tahun.

"Jadi lebih baik segera ditetapkan saja tapi proses perbaikan tetap dilaksanakan. Agar pemilih yang belum terdaftar namun memiliki hak, tidak kehilangan hak. Tapi bukan pemilih ghost voters (pemilih siluman)," ujar Nurul Arifin di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Nurul mengingatkan meski KPU telah menetapkan DPT, tetapi perbaikan-perbaikan daftar pemilih bermasalah terus dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-undang.

"Nah sekarang tinggal penyelenggara pemilu, partai politik dan masyarakat, apakah benar-benar mau mengawal proses pemilu kita agar benar-benar clean dan clear (berlangsung dengan baik)?" ujar Nurul.

Nurul berharap semua pihak mampu bekerja secara maksimal untuk membantu kinerja KPU. Sehingga perbaikan dan penetapan bisa berjalan dengan baik.

"Kalau ditunda lagi tapi nantinya tetap tidak menyelesaikan masalah, untuk apa? Kasihan masyarakat yang selalu dihadapkan pada ketidakpastian," kata Nurul Arifin.

Seperti diketahui, Bawaslu menyebut ada sekitar 10,4 juta pemilih bermasalah dan Kemendagri menyebut angka yang jauh lebih besar sekitar 30 juta pemilih bermasalah. KPU sendiri mengakui banyak warga yang miliki hak pilih tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga terancam akan kehilangan hak suaranya.

(tfq/vid)


Berita Terkait