Konflik Keraton Surakarta

Kubu Dewan Adat Tetap Persiapkan Kirab Pusaka Malam 1 Suro

- detikNews
Senin, 04 Nov 2013 17:37 WIB
Ilustrasi/ Dok Detikcom
Solo - Meskipun Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII telah mengeluarkan maklumat peniadaan kirab pusaka pada malam 1 Suro tahun ini, kubu Lembaga Dewan Adat yang secara praktis menguasai kompleks Keraton Surakarta masih tetap melakukan persiapan pelaksanaan kirab. Alasannya karena ritual kirab adalah tradisi yang selalu digelar oleh keraton.

"Kesiapan keraton untuk menggelar kirab sudah 100 persen. Situasi ini jelas sangat menyulitkan kami yang selalu berusaha agar tradisi tetap lestari. Tradisi milik masyarakat Jawa, bukan hanya milik raja," ujar kerabat dari Lembaga Dewan Adat, KGPH Puger, saat ditemui di Keraton Surakarta, Senin (4/11/2013).

Persiapan yang dilakukan memang sudah cukup lengkap. Di Kori Kamandungan, pintu utama masuk keraton, puluhan abdidalem sudah terlihat melakukan berbagai aktivitas persiapan. Selain itu hiasan dari janur (daun kelapa muda) juga sudah dipasang.

Puger mengatakan meskipun dipastikan tidak akan ada restu dan izin dari PB XIII, pihaknya belum memutuskan untuk membatalkan kirab. Dewan Adat, kata Puger, akan mempertimbangkan situasi terakhir nanti, termasuk antusiasme dan reaksi masyarakat. Mereka tidak ingin mengecewakan warga yang nantinya tetap berdatangan.

Di lain pihak, pihak PB XIII menegaskan bahwa peniadaan kirab telah melalui pertimbangan matang karena situasi keraton yang kurang kondusif. Menurut Maha Menteri Keraton Surakarta, KGPH PA Tedjowulan, peniadaan kirab bukan kali ini ditiadakan. Pada masa sebelumnya, peniadaan kirab juga pernah dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Dia menyontohkan pada saat Peristiwa Malari, kirab pusaka malam 1 Suro juga ditiadakan dengan pertimbangan situasi keamanan dan politik.

Sementara itu Wali Kota Surakarta, Hadi Rudyatmo, mengaku telah menerima surat dari PB XIII berisi permohonan perlindungan. Rudy menegaskan siap mengabulkannya dengan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan.

(mbr/try)