"Kami akan memeriksa DNA, insya Allah bisa diketahui kebenaran identitasnya melalui data pembanding," tutur Kabid Dokkes RS Polri, Kombes Ibnu Khadjar di rumah sakit Polri, Senin (4/11/2013).
Ibnu juga mengatakan, pihaknya akan mengambil data antemortem dari jasad korban. Selanjutnya, akan dibandingkan dengan keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini sudah ada 4 orang keluarga yang mengaku kehilangan sanak familinya. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan dengan data postmortem.
"Sudah ada 4 keluarga dan telah kita bandingkan dengan data antemortem, saat ini masih kita selidiki," ungkapnya.
(edo/rmd)










































