Kamis Kelabu yang Tak Pernah Dilupakan Ernie

Tabrak Massal di Sidoarjo

Kamis Kelabu yang Tak Pernah Dilupakan Ernie

Rois Jajeli - detikNews
Senin, 04 Nov 2013 15:48 WIB
Kamis Kelabu yang Tak Pernah Dilupakan Ernie
Surabaya -

Hari-hari telah berlalu tapi ulah Anggara Putra Trisula (21) yang menyeduruk empat orang dengan Honda Jazz yang dikendarainya di dalam kompleks SMA Hang Tuah 2 tidak bisa dilupakan begitu saja oleh Ernie.

Pasalnya, perempuan yang menjabat wakil kepala sekolah ini melihat sendiri Jazz nopol L 177 AY tersebut ngebut dan menabrak 3 siswa dan seorang guru pada Kamis (31/10/2013).

"Saya melihat sendiri kejadiannya. Saya sudah tidak bisa berkata apa-apa," ujar Ernie di SMA Hang Tuah 2 di Jalan KRI Ratulangi, Sawotratap, Sidoarjo, Senin (4/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu pula Setyo Nugroho, staf Tata Usaha (TU). Ia mengalami luka pada lutut kirinya dan mengalami pergeseran di pergelangan kaki kirinya.

"Saya sempat menarik anak-anak ke belakang. Kemudian saya kena tabrak dan susah untuk berdiri," ujar Setyo Nugroho saat ditemui di rumahnya di kawasan Buduran, Sidoarjo.
Β 
Korban terparah adalah Alif Kurnia Safitri. Siswi kelas X SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo ini terlindas. Alif mengalami luka patah kaki dan tangan kanan hingga harus di-pen. Begitu pula tulang rusuk ke 8 sisi kanannya retak.

Setyo sempat menolak pertolongan yang diberikan siswa dan meminta siswa menolong Alif. Pasalnya, saat melihat ke belakang, Setyo melihat Alif tergeletak dengan kondisi berlumuran darah.

"Sambil dibopong anak-anak, saya sempat berdiri dan membantu mengejarnya," tandasnya.

Anggara Putra Trisula masuk dari pintu sisi timur SMA Hang Tuah untuk mengantar makanan kepada sang kekasih yang sekolah di tempat tersebut. Seorang satpam bernama Heri sempat menegur dan memintanya parkir di pintu barat, namun Anggara justru marah.

Entah mengapa kemudian dia memundurkan kendaraan dan kembali memacu dengan kecepatan tinggi. Beberapa siswa dan guru pun diterjangnya. Lantas Jazz yang dikemudikan pemuda yang dikabarkan anak purnawirawan Polri itu pun kabur dengan kecepatan tinggi.

Upaya pengejaran tak membuahkan hasil. Polisi rencananya akan memeriksa Anggara Putra Trisula yang tinggal di kawasan Sidosermo Indah Surabaya pada Rabu (6/11/2013) depan. Pihak sekolah menuntut polisi menangkap Anggara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.




(fat/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads