"Dengan nama-nama capres yang muncul kita berani menandingkan. Dari sisi latar belakang, track record, pengalaman, dan lain-lain," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Rusli Halim Fadli kepada detikcom, Senin (4/10/2013).
Rusli menilai hasil survei itu menggambarkan keinginan masyarakat Indonesia akan aksi nyata dari partai politik di tengah masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rusli mengatakan hasil survei tersebut jadi motivasi kader PAN untuk bekerja lebih keras memenangkan pileg dan pilpres. Meski di survei hanya unggul sebagai cawapres, sesuai dengan hasil rakernas 2011, PAN bulat mendukung Hatta menjadi capres.
"Penetapan HR Capres berdasarkan keputusan Rakernas PAN 2011 di Jakarta, dan diperkuat oleh rakernas-rakernas berikutnya. Di internal PAN sudah final," jelas caleg DPR RI yang dijagokan PAN untuk Dapil Riau 1.
Menanggapi adanya wacana poros tengah jilid 2, Rusli menilai sangat baik.
"Poros tengah itu jalan cerdas untuk memecah kebuntuan stok kepemimpinan yang terbatas karena Undang2 Pilpres, wacana ini pernah menjadi nyata di Sidang MPR tahun 1999 yang saat itu terjadi dua arus dominasi, fraksi reformasi akhirnya menggelindingkan poros tengah dan berhasil," kata Rusli.
"Tetapi PAN saat ini lebih fokus menjaga dapil, PAN berkeyakinan, jika rakyat yg ada didapil dilayani dengan baik, amanah itu akan diberikan kepada kami," tutupnya.
(ega/van)











































