"Terkait caleg PDIP di Sleman yang ditembak orang tak dikenal pada Senin dinihari, ini bentuk tindakan yang serius bagi PDIP dan DPP meminta DPD DIY melakukan langkah proaktif meminta kepolisian DIY segera membentuk tim mengusut penembakan ini sampai tuntas, untuk tahu motivasinya," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Senin (4/11/2013).
Sementara itu DPP PDIP juga akan meminta langsung kepada Mabes Polri untuk mengusut kasus ini. Perlu diketahui dengan pasti motif penembakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menyangkut kehormatan dan harga diri partai dan bentk kejahatan demokrasi. Keamanan masyarakat sudah pada titik yang mengkhawatirkan, harus ada tindakan antisipasi hal-hal ini, anggota Polri dan masyarakat umum sudah jadi sasaran tembak seenaknya seperti hukum rimba di Indonesia," tandasnya.
Caleg PDIP tersebut nyaris menjadi korban penembakan di rumahnya, Jalan Wahid Hasyim Nomor 40 B, Kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman. Dia lolos, namun salah seorang tamu terkena tembakan di bagian tangan.
Korban adalah Dian Prasetyo (21) warga Desa Balecatur, Gamping Sleman. Saat ini, dia menjalani perawatan di RS Bethesda Yogyakarta.
Saat kejadian, Senin (4/11/2013) dini hari, Lestanta Budiman yang juga dosen di UPN Veteran itu tengah berdiskusi dengan 6 tamunya. Dua orang tak dikenal datang dengan mengendarai sepeda motor dari arah selatan ke utara. Salah seorang turun dan menembak Lestanta, namun tidak kena. Salah satu tembakan mengenai lengan kiri Dian Prasetyo yang duduk di dekatnya. Satu tembakan lagi mengenai tembok dinding rumah.
"Kami masih menyelidiki motif penembakan ini. Penyelidikan di lapangan sejak dini hari hingga siang ini belum selesai," kata Kapolres Sleman AKBP Ikhsan Amin di Mapolres Sleman, Senin (4/11/2013).
(van/nrl)










































