Puting beliung menyapu kawasan eks Karesidenan Surakarta Minggu (3/11/2013) petang. Akibat kencangnya angin, sejumlah bangunan rumah dan pepohonan mengalami kerusakan dan bahkan bertumbangan.
Di Desa Mandak, Delanggu, sebuah pohon besar di pinggir jalan tak mampu menahan kencangnya angin sehingga roboh. Robohnya pohon mengenai pengguna jalan yang kebetulan sedang melintas di lokasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad tewas seketika dan motornya mengalami kerusakan parah. Sedangkan istrinya selamat meskipun mengalami luka akibat tertimpa runtuhan. Jenazah Ahmad malam ini sudah dibawa ke rumah duka di Desa Dalangan, Kecamatan Tulung, Klaten.
Rumah roboh dan kerusakan bangunan akibat puting beliung juga dilaporkan di sejumlah lokasi di Kabupaten Sukoharjo, diantaranya di Kecamatan Polokarto, Grogol, Baki dan Daleman. Sebuah bangunan rumah makan berornamen Jawa klasik di Kawasan Solobaru rata dengan tanah karena dihantam angin kencang.
Seorang pekerja rumah makan dilaporkan mengalami luka cukup parah akibat tersayat seng yang terlempar oleh angin. Selain itu, setidaknya dua unit mobil juga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Kerugian akibat rubuhnya bangunan rumah makan itu ditaksir lebih dari Rp 1 miliar.
Di Kota Solo, sejumlah kerusakan juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Pasar Kliwon. Meskipun tidak dilaporkan ada bangunan roboh, namun sejumlah rumah mengalami kerusakan ringan terutama di bagian atap. Sejumlah pohon di Solo juga tumbang akibat kejadian itu.
(mbr/kha)











































