Mayat Perempuan Hangus Terbakar Ditemukan di TPA Banyumas

Mayat Perempuan Hangus Terbakar Ditemukan di TPA Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 02 Nov 2013 21:15 WIB
Jakarta - Warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunungtugel, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang hangus terbakar di salah satu bak bekas pengolahan limbah.

Mayat tanpa identitas yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang biasa mencari rongsok di TPA tersebut

"Saya tahunya dari beberapa anak yang datang menemui saya saat menimbang rongsok sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka bilang, pak ada mayat," kata Kirno (45) salah seorang warga, Sabtu (2/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengetahui adanya mayat, dia segera bergegas menuju lokasi dan menemukan mayat dalam kondisi rusak karena hangus terbakar, bahkan pada kedua kakinya hanya tersisa pangkal paha serta berada di samping bak bekas pengolahan limbah.

"Saya kemudian kembali lagi dan kasih tahu ke teman-teman lainnya agar segera melaporkan ke petugas kepolisian," ujar warga Kelurahan Karangklesem Purwokerto Selatan.

Sementara itu, informasi lain yang didapat dari warga sekitar, Supeno (41) mengatakan pada Jumat kemarin malam dirinya sempat melintas di lokasi TPA dan melihat ada bakar-bakaran di lokasi tersebut, namun dirinya tidak mencurigai dan menganggapnya itu hanya bakaran sampah.

"Tadi malam saat saya melintas, saya lihat ada bakar-bakaran di lokasi kejadian, saya kira itu bakaran sampah. Ternyata sore ini malah rame dan ternyata itu mayat," jelasnya.

Kapolsek Patikraja AKP Suprianto bersama unit identifikasi Kepolisian Resor Banyumas yang mendapatkan laporan ini segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

"Kalau dugaan ini mayat perempuan. Saat ditemukan sudah sangat rusak. Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

(arb/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini