"Ya itu di luar Golkar. Ini kan soal orang pro dan kontra kan biasa," kata Waketum Golkar Sharif Cicip Sutarjo, kepada detikcom, Sabtu (2/11/2013).
Bukan tanpa alasan Akbar mengingatkan DPP Golkar untuk mengambil sikap. Akbar menekankan jika eskalasi penolakan terhadap Atut terus meningkat maka bisa berdampak pada suara Golkar.
Atut saat ini menjabat salah satu Ketua DPP Golkar, sedangkan adiknya yang sudah menjadi tersangk di KPK atas kasus dugaan suap sengketa pilkada, yakni Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, masih menjabat bendahara DPD Golkar Banten. Menurut Akbar keduanya masih melekat dengan institusi Golkar.
Namun Cicip berbeda pandangan. Orang yang sering disebut sebagai 'anak emas' Ketum Golkar Aburizal Bakrie ini memilih menunggu proses hukum.
"Kalau itu diputuskan, lain lagi kita bicara," katanya.
Akbar Tandjung memang terus bersuara keras soal kasus Atut. Akbar galau karena khawatir suara Golkar di Banten tergerus karena kasus yang menimpa Atut.
(van/nwk)











































