"Yang kurang menurut saya peran pers dalam pendidikan. Pendidikan dalam arti luas, pendidikan politik, pendidikan demokrasi, pendidikan kewarganegaraan. Memang kurang menarik dibanding mengontrol, mengkritisi, padahal dua-duanya diperlukan," ucap Presiden SBY di hadapan siswa Lemhanas di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
SBY mengatakan sejak 15 tahun reformasi pers sudah memberikan andil besar dalam mengontrol pemerintah. Menurut SBY, peran media massa sangat positif dalam era demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan bagi media yang tidak melaksanakan fungsi kontrolnya maka media itu akan kehilangan momentum. Dia juga berpesan agar kebebasan pers di Indonesia tetap bertanggung jawab.
"Saya titipkan kepada pers Indonesia, bukan untuk kepentingan saya karena sudah mau selesai, tapi untuk kebaikan demokrasi di masa depan, jalankan kedua fungsi itu secara seimbang. Sehingga kehidupan di negeri kita ini memiliki keteraturan, konstitusionalitas dan rule of law. Kebebasan tanpa rule of law akan membahayakan demokrasi," terangnya.
(rvk/rmd)











































