Pernyataan Pemimpin Dunia atas Meninggalnya Arafat

Pernyataan Pemimpin Dunia atas Meninggalnya Arafat

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2004 15:41 WIB
Jakarta - Pemimpin Palestina Yasser Arafat berpulang pada usia 75 tahun. Berbagai reaksi, juga statemen penghormatan bagi ikon perjuangan Palestina itu mengalir dari seluruh penjuru dunia. Berikut pernyataan sejumlah pemimpin dunia atas kematian pemimpin legendaris itu."Presiden Arafat merupakan satu dari sedikit pemimpin yang bisa langsung dikenal rakyatnya pada setiap tingkat kehidupan di seluruh dunia. Selama hampir empat dekade, ia mengungkapkan dan melambangkan dirinya dalam aspirasi nasional rakyat Palestina," ujar Sekjen PBB Kofi Annan dalam pernyataannya."Kematian Yasser Arafat merupakan momen signifikan dalam sejarah Palestina. Kami menyampaikan dukacita kami kepada rakyat Palestina. Untuk rakyat Palestina, kami berharap bahwa masa depan akan mendatangkan perdamaian dan pencapaian aspirasi mereka untuk sebuah negara Palestina yang merdeka, demokratis, yang hidup damai dengan tetangga-tetangganya," demikian Presiden AS George W Bush.Ucapan duka juga datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin. "Seorang pemimpin politik besar yang memiliki signifikasi internasional telah meninggal, yang menyumbangkan seluruh hidupnya untuk perjuangan sah rakyat Palestina dan berjuang untuk hak yang tidak dapat dipindahtangankan demi terciptanya satu negara merdeka yang hidup berdampingan dengan damai bersama Israel dalam batas-batas yang diakui dan dijamin.""Dia datang untuk melambangkan gerakan nasional Palestina. Dia memenangkan hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1994 bersama-sama Yitzhak Rabin sebagai pengakuan atas upaya-upaya mereka untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah. Dia memimpin rakyatnya untuk penerimaan bersejarah dan perlunya solusi dua negara... Saya ingin menyampaikan dukacita saya untuk keluarga Presiden Arafat dan bagi rakyat Palestina," ujar Perdana Menteri Inggris Tony Blair."Yasser Arafat menghabiskan seluruh hidupnya untuk perjuangan Palestina. Kami doakan agar misinya selesai setelah kematiannya," tukas Menteri Pakistan Sheikh Rashid Ahmed."Bersama dia telah pergi seorang pria dengan keberanian dan keyakinan, yang selama 40 tahun telah menjelma dalam perjuangan rakyat Palestina untuk pengakuan atas hak-hak nasional mereka," kata Presiden Prancis Jacques Chirac."Dia sesungguhnya adalah perintis yang telah meletakkan landasan untuk pembentukan negara Palestina," tegas Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi."Dia pergi untuk selamanya namun dia masih berada di antara rakyatnya yang hebat ini," tutur pembantu senior Arafat, Tayeb Abdel Rahim. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads