"Ini seperti mimpi, Pak," ujar Suroyo saat memberikan sambutan yang disaksikan Jokowi dalam ground breaking Kampung Deret Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2013).
Suroyo menyatakan, warga membutuhkan pembinaan dari Jokowi agar rumah warga tidak terlihat kumuh lagi setelah direnovasi. Warga juga meminta sertifikasi di lahan yang mereka tinggali itu. Selama ini warga kawasan padat penduduk itu tinggal di lahan milik negara.
"Warga di sini mohon setelah ditata, diberikan hak sertifikasinya," pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengatakan, persoalan sertifikasi akan dibahas setelah pembangunan kampung itu selesai.
"Tahap pertama, pembangunannya. Sertifikasinya nanti tahap kedua. Intinya yang penting dimulai," kata Jokowi saat memberi penjelasan kepada wartawan.
Jokowi merenovasi 123 rumah kumuh di Petogogan yang berada di atas lahan 4.902,74 meter persegi. Dinas Perumahan DKI mengucurkan dana sebesar Rp 54 juta per rumah melalui rekening Bank DKI pada Suroyo untuk dibagikan kepada warganya. Jokowi berpesan agar dana itu benar-benar dimanfaatkan untuk membangun kampung deret dan tidak disalahgunakan, misalnya untuk membeli motor.
(nwy/nrl)











































