Menurut Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran, Abdullah dan Asril merupakan bandar narkoba yang sedang diburu unit narkoba Polsek Tambora. Berikut kronologi pengejaran terhadap Abdullah sebelum ditemukan tewas dalam mobil.
Selasa 29 Oktober 2013
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama kita menangkap Bahrun di daerah Jaktim. Dan dari pengakuannya dia dapat barang dari Abdullah," ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran, Kamis (31/10/2013).
Rabu 30 Oktober 2013 pukul 14.00 WIB
Dari hasil pengembangan, anggota mendapatkan informasi bahwa Abdullah dan Asril sedang melakukan transaksi di rest area Cibubur. Saat anggota sampai disana, langsung melakukan penangkapan. Namun mereka kabur, buru-buru naik keatas mobil dan nabrak anggota disaksikan oleh satpam disana.
"Kita beri tembakan peringatan malah tetap melawan, lalu kita layangkan tembakan kearah Abdullah dan mereka kabur. Anggota yang ditabrak keadaanya tidak papa," ujar Fadil.
Rabu 30 Oktober 2013 pukul 16.00 WIB
Pada saat di Jalan Raya Purwakarta Cikalong Wetan, polisi mengehentikan mobil Avanza Silver B 1017 TOA yang dikemudikan Asril. Saat dihentikan polisi, polisi kaget menemukan Abdullah sudah meninggal dengan berlumuran darah.
Rabu 30 Oktober 2013 pukul 21.00 WIB
Polisi membawa jenazah Abdullah ke RS Hasan Sadikin untuk dilakukan outopsi. Saat dibawa kerumah sakit badan korban sudah kaku.
Kamis 31 Oktorber 2013
Anggota polsek Tambora menjemput Asril dan membawa Jenazah Abdullah ke Jakarta Barat karena mereka tersangka kasus narkoba. Dan saat ini, kasus tersebut ditangani Polres Jakarta Barat.
(spt/lh)











































