"Tidak ada mimpi Barindo menjadi kendaraan politik. Barindo memang peduli konsen perubahan ke depan, tapi tidak ingin terjun ke politik praktis," kata Sekjen Barindo Fajar Riza Ul Haq.
Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2013). Selain Fajar, hadir juga Taufik Hidayat yang belum lama bergabung ke Barindo dan Wasekjen Barindo Kris Budiharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Faktanya, Barindo ini ormas sejak 2006. Namun tidak bisa dipungkiri, yang mengantarkan Pak SBY sebagai Presiden pada 2009 salah satunya adalah Barindo. Namun sampai sekarang nyatanya kami masih ormas," paparnya.
Wasekjen Barindo Kris Budiharto punya sikap lebih jelas. "Kalau ada kader Barindo yang mencalonkan diri sebagai pemimpin kita dukung. Tapi itu tadi, kami tidak akan terlibat di politik praktisnya," ujarnya.
Sedangkan Taufik Hidayat masih mau-malu mengungkapkan dukungannya. Taufik menyatakan dirinya masih perlu belajar banyak.
"Saya mendukung yang terbaik. Kalau diajak ke partainya saya belum mau. Terlalu cepat buat saya, saya perlu belajar banyak," tuturnya.
Barindo akan mengukuhkan kepengurusan 2013-2018 pada 9-10 November mendatang. Acara pengukuhan akan berlangsung di Hotel Manhattan, Jakarta.
(tor/van)











































